Wednesday, 11 February 2026

bps indonesia dalam angka 2026

 Berdasarkan rilis awal Badan Pusat Statistik Indonesia per Januari 2026, indikator ekonomi makro menunjukkan inflasi year-on-year Januari 2026 sebesar 3,55%, Nilai Tukar Petani 123,6, dan pertumbuhan ekonomi 2025 di angka 5,11%. Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan dilaksanakan pada Mei-Juli 2026 untuk memotret seluruh sektor usaha non-pertanian.

Berikut adalah poin-poin data ekonomi Indonesia (per awal 2026) dan persiapan Sensus Ekonomi:
Indikator Utama Ekonomi & Sosial (Rilis BPS Jan/Feb 2026)
  • Inflasi (Jan 2026): 3,55% (y-on-y) dan -0,15% (m-to-m).
  • Pertumbuhan Ekonomi (2025): 5,11%.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (Agustus 2025): 4,85%.
  • Persentase Penduduk Miskin (September 2025): 8,25%.
  • Nilai Tukar Petani (Januari 2026): 123,6.
  • Kunjungan Wisman (Desember 2025): 1.405.860 kunjungan.
  • Neraca Perdagangan (Desember 2025): Surplus
    2.512,72.512 comma 7
    juta US$.
Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)
  • Waktu Pelaksanaan: 1 Mei – 31 Juli 2026 di seluruh wilayah Indonesia.
  • Cakupan: Seluruh usaha non-pertanian (mikro, kecil, menengah, besar, online/offline).
  • Tujuan: Memotret ekonomi nasional, memetakan potensi usaha, ekonomi digital, hijau, dan biru.
  • Output: Informasi pasar, perencanaan bisnis, peluang investasi, dan penguatan daya saing.
Data resmi lengkap "Indonesia Dalam Angka 2026" biasanya diterbitkan oleh BPS pada pertengahan hingga akhir tahun berjalan. 

Publikasi "Statistik Indonesia 2026" (Indonesia dalam Angka 2026) dijadwalkan rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir Februari 2026. Hingga saat ini, BPS telah merilis berbagai Berita Resmi Statistik (BRS) yang mencakup indikator ekonomi makro dan sosial untuk periode awal tahun 2026.
Berikut adalah ringkasan data dan agenda statistik utama Indonesia tahun 2026:
1. Indikator Ekonomi Makro (Data Januari/Februari 2026)
  • Inflasi: Inflasi tahunan (YoY) pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,55%, meningkat dari 2,92% pada bulan sebelumnya.
  • Pertumbuhan Ekonomi: BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2025 melalui rilis resmi pada 5 Februari 2026 untuk melengkapi gambaran performa ekonomi tahunan sebelum publikasi buku utama.
  • PDB: Estimasi awal PDB Indonesia untuk tahun 2026 diprediksi mencapai $6,522 triliun dalam istilah Purchasing Power Parity (PPP).
2. Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)
Tahun 2026 merupakan tahun pelaksanaan Sensus Ekonomi ke-5 yang dilakukan setiap 10 tahun sekali.
  • Jadwal Pelaksanaan: Pendataan lapangan akan dilaksanakan mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
  • Cakupan: Meliputi seluruh pelaku usaha non-pertanian, baik perorangan maupun badan usaha di seluruh wilayah Indonesia.
  • Tujuan: Memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh untuk membantu perumusan kebijakan nasional.
3. Data Kependudukan & Sosial
  • Jumlah Penduduk: Estimasi jumlah penduduk Indonesia per pertengahan 2025 mencapai 286,69 juta jiwa, yang menjadi basis data proyeksi untuk tahun 2026.
  • Profil Kemiskinan: Data terbaru mengenai tingkat kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran (Gini Ratio) posisi September 2025 baru saja dirilis pada awal Februari 2026.
4. Akses Data dan Publikasi
Anda dapat memantau rilis data terbaru atau mengunduh publikasi versi digital melalui:
  • Portal Publikasi BPS: bps.go.id/id/publication untuk mendapatkan buku Indonesia dalam Angka.
  • Berita Resmi Statistik (BRS): Update bulanan mengenai ekspor-impor, pariwisata, dan transportasi.

No comments:

Post a Comment