Tuesday, 10 February 2026

operator pengelola kilang minyak di korea selatan

 Operator pengelola kilang minyak utama di Korea Selatan didominasi oleh empat perusahaan raksasa yang memiliki kapasitas penyulingan besar. Industri penyulingan Korea Selatan dikenal sangat kompetitif dan terintegrasi dengan industri petrokimia.

Berikut adalah empat operator pengelola kilang minyak utama di Korea Selatan:
  1. SK Energy (bagian dari SK Innovation)
    Merupakan perusahaan penyulingan minyak terbesar di Korea Selatan berdasarkan kapasitas penyulingan. SK Innovation beroperasi di pasar global dan memiliki pendapatan terbesar di industri ini.
  2. GS Caltex Corporation
    Merupakan perusahaan patungan (joint venture) antara GS Group dan Chevron. GS Caltex adalah salah satu yang terbesar dan berinvestasi besar dalam produksi olefin.
  3. S-Oil Corporation
    Perusahaan ini sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Saudi Aramco (Saudi Aramco membeli 35% saham pada tahun 1991 dan meningkatkannya menjadi 63.41% pada tahun 2018). S-Oil dikenal dengan proyek RUC-ODC (Residue Upgrading Complex & Olefin Downstream Complex).
  4. HD Hyundai Oilbank Co., Ltd.
    Bagian dari HD Hyundai Group, ini adalah salah satu dari empat pemain utama yang memiliki kapasitas penyulingan signifikan.
Operator Lainnya dan Informasi Terkait:
  • Korea National Oil Corporation (KNOC): Perusahaan minyak dan gas nasional Korea Selatan yang memiliki lima terminal pelabuhan minyak.
  • SK Incheon Petrochem: Anak perusahaan lain di bawah naungan SK Group.
  • LX International: Berperan dalam operasional terminal penyimpanan minyak (JV dengan KNOC).
  • KOGAS (Korea Gas Corporation): Pemimpin dalam industri gas.
Empat perusahaan utama (SK Energy, GS Caltex, S-Oil, dan Hyundai Oilbank) menguasai sebagian besar kapasitas penyulingan di Korea Selatan.

No comments:

Post a Comment