Rutinitas cek ke dokter tulang (spesialis ortopedi) sangat bervariasi tergantung pada kondisi kesehatan, usia, dan riwayat cedera Anda. Berikut adalah panduan umumnya:
- Usia < 50 tahun: Jika tidak ada keluhan, pemeriksaan tulang secara khusus tidak perlu rutin dilakukan setiap tahun. Fokus pada gaya hidup sehat.
- Usia > 50 tahun atau berisiko tinggi: Disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan tulang (skrining kepadatan tulang/BMD) setidaknya 1-3 tahun sekali untuk mendeteksi dini osteoporosis atau penurunan massa tulang.
- Pasca Operasi: Biasanya kontrol pertama dilakukan 1–2 minggu setelah operasi untuk cek luka, lalu dilanjutkan berkala (misal: 6 minggu, 3 bulan, dan 6 bulan) tergantung kecepatan penyembuhan.
- Patah Tulang Ringan: Umumnya memerlukan waktu 2–4 bulan untuk pemulihan, dengan kunjungan kontrol intensif di minggu-minggu awal.
Anda tidak perlu menunggu jadwal rutin jika mengalami tanda-tanda berikut:
- Nyeri kronis: Nyeri sendi atau tulang yang berlangsung lebih dari 2-3 minggu dan tidak membaik dengan istirahat.
- Keterbatasan Gerak: Lutut, bahu, atau pinggul kaku, bengkak, atau sulit digerakkan.
- Cedera Akut: Patah tulang, dislokasi, atau cedera akibat olahraga/kecelakaan.
- Perubahan Postur: Tubuh semakin bungkuk atau tinggi badan berkurang drastis.